24 January 2013

Tergugu

Masih di titik yang sama di mana kau berada. Di mana kau merebahkan tubuhmu untuk satu malam. Waktu itu, aku hanya bisa merenung di kamar sebelah, mencoba mengambil sari dari eksistensimu yang tidak kerap ada.


Ah, paling minggu depan datang lagi, pikirku.


Nyatanya tidak.