Showing posts with label banjir. Show all posts
Showing posts with label banjir. Show all posts

13 February 2010

Sekolahku, banjir prestasinya!

Sepertinya beberapa post terakhir memang cukup banyak membicarakan tentang wanita, entah apa alasannya. Hal ini cukup menarik perhatian saya. Mungkin karena akhir-akhir ini saya menganggap wanita itu rusuh, merepotkan. Padahal saya sendiri seorang wanita, walaupun kata Shifu (pelatih) wushu saya pernah 'membaca' roh saya, bahwa roh saya adalah roh laki-laki, sehingga bisa dibilang agak macho dan blak-blakan. Sulit rasanya untuk bersikap anggun.

Skip saja, tidak begitu penting.

Minggu ini memang minggu yang cukup sibuk-dan cepat- untuk saya pribadi, dan mungkin untuk sebagian orang. Pelajaran Matematika dan Sains yang bertambah porsinya, dari 9 jam pelajaran menjadi kurang lebih 12 jam pelajaran PER mata pelajaran. Memang inilah resiko yang dihadapi untuk menjadi anak Sains-menjalani mata pelajaran yang kompleks, ditambah dengan guru-guru yang, sepertinya, bosan untuk bertemu anak-anak yang sama setiap harinya dan lelah untuk mengikuti ritme jadwal pelajaran yang terlalu kacau ini, sehingga kestressannya tersalurkan secara tidak wajar.

gurupun ikut stress

Belum lagi ditambah dengan kegiatan kaderisasi yang diadakan tiga kali seminggu, menghadapi calon pewaris organisasi yang masih hijau dan memiliki pengetahuan keorganisasian yang minim, sehingga diperlukan pemberian materi secara ringkas dan tepat sasaran. Mungkin secara kasat mata akan terlihat seperti perploncoan, namun pada kenyataannya untuk membentuk calon pewaris yang memiliki sifat dan sikap yang dibutuhkan dalam organisasi (profesionalitas, kekeluargaan, dan kecerdasan interpersonal) dibutuhkan tekanan. Ya, tekanan. Ibarat berlian, ia tidak akan memiliki nilai lebih dari sekedar bongkahan karbon biasa tanpa adanya tekanan. Tekananlah yang membuat berlian memiliki nilai lebih, dan tekananlah yang membuat siswa-siswi SMA Negeri 8 Jakarta memiliki nilai lebih. Mereka dituntut untuk bersikap profesional di organisasinya tanpa melalaikan tugas utamanya sebagai pelajar.


Terkadang, manusia punya limit resistensinya terhadap tekanan. Tak sedikit-atau bahkan semua- siswa SMA Negeri 8 Jakarta yang mengharapkan datangnya 'tamu tahunan', yaitu banjir. Inilah apa yang baru saya rasakan tadi pagi. Di tengah khidmatnya tutorial dan psikotes, serta guru-guru pembina OSN yang sedang mengikuti workshop, tamu itu datang. Di hari Sabtu. Oke, saya juga salah satu dari sekian banyak siswa yang mengharapkan banjir. Banjir datang, hatipun senang karena dalam satu-dua hari kedepan akan libur, dan pada H+3 banjir, kegiatan belajar-mengajar akan dipindahkan ke Pusdiklat, Kuningan, seperti tahun lalu.

Sekolahku, banjir prestasinya!

Semoga hal ini terus bertahan hingga hari Senin, Selasa, hingga Jum'at minggu depan. Saya cukup lelah, butuh waktu untuk sekedar berleyeh-leyeh dan santai menikmati buku-buku yang menarik untuk dibaca.

16 January 2009

akhirnyaa..

hohoho secara ajaib, gue dapet nilai math quiz yang menyenangkan juga.. manenalibmes! *read it backwardly*
haha mungkin gue terdengar *maksudnya terbaca* sedikit norak.. dapet segitu senengnya bangetbanget. tapi beneran deh, it's the highest score that i've ever achieve in high school. hahaha bego banget kan gue?

okay, karena gue tau berjuta fans gue di luar sana kangen sama postingan gue, sekarang dengan rajinnya gue bakal memuaskan hasrat fans gue akan update blog gue. *can I have some basin? I think I wanna vomit by reading my own words.

soo.. sekarang udah masuk tahun 2009 and that means, IGCSE exam will arrive soon! and beside that, the beginning of 2009 also means that my school started to get flooded because of the heavy rain that occurs rapidly in few days backward, and also some 'extra' rain that come from all around Jakarta. yeah rocks.

and because of that flood, the headmaster commanded us to study at home *read: holiday* in two days, January 14th and 15th. and today, the 16th, we should study at Pusdiklat DKI Jakarta which located in Kuningan, and I've just heard that we'll study there until mid-February. oh, I will miss the computer so! and the 10th grades of international class are located on the 5th floor of the building. great job. fortunately, there's an elevator that won't make us tired while reaching the 5th floor from the first one.

and the KBM *kegiatan belajar mengajar=teaching learning process (TLP)* were going great. honestly, it's the first time for me since high school to learn seriously! *gombal ah*. I've got fun times with x inter a , especially when Ichi sliced her birthday cake. yeay! and I finished with 5 small plates of blueberry jam and 2 of them still have the cake. happy birthday ichi!

actually, I wanna write so many things that I wanna tell you, but maybe later I will write it. maybe about some good manga-s *japanese comics* that I read until the end, or anything depends on my mood :) thank you for keeping up with my blog!

27 November 2008

taken from kompas.com

Terendam Banjir, SMA 8 Jakarta Diliburkan




Banjir kiriman yang berasal dari wilayah Bogor dan sekitarnya menyebabkan meluapnya sungai Ciliwung di Kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Jumat (14/11). Bencana ini mengakibatkan murid-murid SMA Negeri 8 Jakarta terpaksa pulang lebih awal.

Jumat, 14 November 2008 | 13:59 WIB


JAKARTA, JUMAT--Pulang...pulang..pulang. Teriakan ratusan murid SMA Negeri 8 Jakarta dari lantai 2 menggema di seluruh gedung. Betul saja, selang beberapa saat dari pengeras suara terdengar imbuan kepada para siswa untuk segera pulang karena air semakin tinggi.

Ya, proses belajar mengajar SMA Negeri 8 Jakarta Selatan dihentikan karena sebagian besar ruangan tergenang banjir, Jumat (14/11). Dengan menjinjing sepatu, mereka berhamburan dari ruang kelas. Namun bukannya segera pulang, mereka tampak asyik berfoto-foto dengan latar belakang sekolah yang kebanjiran.

Sheila, siswa kelas 2 malah mengaku senang karena bisa bermain air dan berfoto ria. "Lumayan kak buat isi-isi facebook (layanan kenalan lewat internet)," katanya. Hal senada juga diungkapkan oleh Dinda. "Wah kapan lagi bisa seperti ini, mumpung banjir," katanya sambil bergaya genit di depan kamera handphone temannya.

Sedangkan Hanafi, siswa kelas 1 punya, berpendapat berbeda. Siswa cowok ini mengaku kesal. Seharusnya dia hari ini akan menjalani ujian Kimia namun batal karena banjir. "Bayangin, kita udah belajar sampai jam 1 pagi, eh ga taunya diundur gara-gara banjir. Percuma jadinya, terpaksa belajar lagi deh," tambahnya.

Kepala Sekolah SMA 8, Nanang Gunadi enggan menjawab pertanyaan. Dia mengaku masih belum mengenal seluk-beluk sekolah karena baru menjabat selama dua bulan. "Maaf ya mas, saya belum bisa berkomentar saat ini, saya masih baru mas," terangnya. Sedangkan Humas SMA 8, Ahmad Yani mengatakan akan mengikuti perkembangan lebih lanjut. "Kalau memang besok seperti ini ya terpaksa kita liburkan dulu," paparnya.

Dari pantauan Kompas.com di kawasan tersebut, beberapa ruas jalan di luar sekolah juga mulai digenangi air. Bahkan di Jalan Bukit Duri Raya air sudah mencapai ketinggian 0,5 meter. Air mengenangi jalanan sepanjang 100 meter. Kejadian ini memaksa beberapa kendaraan memutar haluan menghindari kerusakan pada mesinnya.